KATA-KATA MUTIARA IMAM SYAFI’I YG DAHSYAT

“Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan.”

  • (Imam Syafi’i)

“Jangan cintai orang yang tidak mencintai Allah. Kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu”

  • (Imam Syafi’i)

“Barangsiapa yang menginginkan Husnul Khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia”.

  • (Imam Syafi’i)

“Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran.”

  • (Imam Syafi’i)

“Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat.”

  • (Imam Syafi’i)

“Siapa yang menasihatimu secara sembunyi-sembunyi maka ia benar-benar menasihatimu. Siapa yang menasihatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu”

  • (Imam Syafi’i)

“Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafannya sedang ditenun”.

  • (Imam Syafi’i)

SEMOGA BERMANFAAT…..

⚜ Mengejek Diri Sendiri ⚜

Siapakah orang yang mengejek dirinya sendiri??

Ada orang-orang yang mengaku telah melakukan amal kebajikan, tapi pada dasarnya dia sedang mengejek dirinya sendiri.

Imam Ali Ridho as berkata:

7 sesuatu tanpa diikuti sesuatu yang lain sama saja dengan ejekan:

1⃣ Orang yang beristighfar, namun hatinya tidak menyesal, sama saja dia sedang mengejek dirinya.

3⃣ Orang yang meminta Taufik pada Allah, namun tidak berusaha, sama saja dengan mengejek dirinya.

3⃣ Orang yang dalam meminta dengan kehati-hatian, namun dalam melakukan dosa tergesa-gesa, sama saja dengan mengejek dirinya.

4⃣ Orang yang meminta surga pada Allah, namun tidak bisa bersabar atas ujian, sama saja dengan mengejek dirinya.

5⃣ Orang yang berlindung pada Allah atas api neraka, namun tidak meninggalkan syahwat dunia, sama saja dengan mengejek dirinya.

6⃣ Orang yang mengingat Allah, namun untuk bertemu dengan-Nya tidak bersegera, sama saja dengan mengejek dirinya.

7⃣ Orang yang mengingat kematian, namun tidak mempersiapkan dirinya untuk itu, sama saja dengan mengejek dirinya.

📚 بحارالأنوار، جلد ۱۱ ، صفحه۳۵۶

t.me/tafsirhikmah
🍃🍂🌹🍃🍂🌹🍃🍂🌹🍃🍂🌹🍃🍂

25 KUNCI KEBAHAGIAAN DAN KESUKSESAN DARI IMAM JA’FAR SHODIQ AS

1- طلبتُ الجنة، فوجدتها في السخاء

“Aku mencari surga, maka aku temukan pada kedermawanan”.

2- و طلبتُ العافية، فوجدتها في العزلة

“Aku mencari Afiyah (keselamatan dari bencana dan kesulitan) maka aku temukan dalam menyendiri (mengisolasi diri dari keramaian yang tak berguna)”.

3- و طلبت ثقل الميزان، فوجدته في شهادة «ان لا اله الا الله و محمد رسول الله

“Aku mencari beratnya timbangan amal, maka aku dapatkan dalam bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya”.

4- و طلبت السرعة في الدخول الي الجنة، فوجدتها في العمل لله تعالي

“Aku mencari kesegeraan dalam memasuki surga, maka aku dapatkan pada amal kebajikan semata demi Allah SWT”.

5- و طلبتُ حب الموت، فوجدته في تقديم المال لوجه الله

“Aku mencari cinta pada kematian, maka aku mendapatkan pada mengajukan (mengirim pahala sedekah) harta demi mengharap ridha Allah SWT”.

6- و طلبت حلاوة العبادة، فوجدتها في ترك المعصية

“Aku mencari manisnya ibadah, maka aku temukan dalam meninggalkan maksiat”.

7- و طلبت رقة القلب، فوجدتها في الجوع و العطش

“Aku mencari kelembutan hati, maka aku dapatkan dalam rasa lapar dan dahaga”.

8- و طلبت نور القلب، فوجدته في التفكر و البكاء

“Aku mencari cahaya hati, maka aku temukan dalam tafakur dan tangisan”.

9- و طلبت الجواز علي الصراط، فوجدته في الصدقة

“Aku mencari restu untuk melewati jembatan pemeriksaan (shirat), maka aku temukan dalam sedekah”.

10- و طلبت نور الوجه، فوجدته في صلاة الليل

“Aku mencari cahaya wajah, maka aku dapatkan dalam shalat malam”.

11- و طلبت فضل الجهاد، فوجدته في الكسب الحﻻل للعيال

“Aku cari keutamaan jihad maka aku dapatkan dalam mencari rizki yang halal untuk keluarga”.

12- و طلبت حب الله عزوجل، فوجدته في بغض أهل المعاصي

“Aku cari kecintaan Allah maka aku dapatkan dalam membenci pelaku maksiat“.

13- و طلبت الرئاسة، فوجدتها في النصيحة لعبادالله

“Aku cari kepemimpinan maka aku dapatkan dalam tulus menasihati hamba-hamba Allah“.

14- و طلبت فراغ القلب، فوجدته في قلة المال

“Aku cari ketenangan hati maka aku dapatkan dalam sedikitnya harta”.

15- و طلبت عزائم الامور، فوجدتها في الصبر

“Aku mencari perkara-perkara yang teguh maka aku dapatkan dalam kesabaran”.

16- و طلبت الشرف، فوجدته في العلم

“Aku mencari kemuliaan maka aku dapatkan dalam ilmu”.

17- و طلبت العبادة فوجدتها في الورع

“Aku mencari ibadah maka aku dapatkan dalam Wara’ (kehati-hatian dalam agama)”.

18- و طلبت الراحة، فوجوتها في الزهد

“Aku mencari ketentraman maka aku dapatkan dalam kezuhudan”.

19- و طلبت الرفعة، فوجدتها في التواضع

“Aku mencari ketinggian maka aku temukan dalam kerendahan hati”.

20- و طلبت العز، فوجدته في الصدق

“Aku mencari kejayaan maka aku temukan dalam kejujuran”.

21- و طلبت الذلة، فوجدتها في الصوم

“Aku mencari kerendahan/keterhinaan maka aku dapatkan dalam berpuasa”.

22- و طلبت الغني، فوجدته في القناعة

“Aku mencari kekayaan maka aku dapatkan dalam Qana’ah (kepuasaan dengan apa yang telah Allah anugerahkan_red)”.

23- و طلبت الانس، فوجدته في قراءة القرءان

“Aku mencari ketentraman maka aku dapatkan dalam membaca Al Qur’an”.

24- و طلبت صحبة الناس، فوجدتها في حسن الخلق

“Aku mencari persahabat dengan manusia maka aku dapatkan dalam keindahan budi pekerti”.

25- و طلبت رضي الله، فوجدته في برالوالدين

“Aku mencari keridhaan Allah maka aku dapatkan dalam BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA”.
 
📚 Mustadrak al Wasail; Syeikh an Nuri ath Thabarsi,15/174-174/hadis no. 13810

Bacalah perlahan-lahan hingga akhir…!

▁▂▃▄▅🌹

Adalah hal biasa jika kau melihat perahu di atas air, namun bahaya bila melihat air dalam perahu. Maka engkau boleh berada di hati dunia tapi jangan kau tempatkan dunia di dalam hatimu.

▁▂▃▄▅🌹

Jika suatu hari kau pernah merasa rugi akan sesuatu yang tidak pernah kau sangka, maka sesungguhnya Allah suatu hari akan memberimu rezeki yang tidak pernah kau kira akan memilikinya.

▁▂▃▄▅🌹

Optimislah saat segala urusan terasa sulit bagimu, karena Allah Ta’ala telah bersumpah dua kali “Sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan, sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan”.

▁▂▃▄▅🌹

Kehidupan bertanya kepada kematian (maut): “Mengapa manusia mencintaiku dan membencimu?!”

Maka maut menjawab:

“Karena kau adalah kebohongan yang indah, sedangkan aku adalah kenyataan yang menyakitkan”.

▁▂▃▄▅🌹

Letakkan sedikit perasaan pada akalmu agar dia lembut dan letakkan sedikit akal pada perasaanmu agar dia lurus.

▁▂▃▄▅🌹

Ketika kau meyakini, bahwa setelah kesengsaraan adalah sebuah kebahagiaan dan setelah air mata yang mengalir adalah senyuman, maka sesungguhnya kau telah melaksanakan ibadah yang amat agung, yaitu berprasangka baik kepada Allah Swt!

🔹Hasan Al Bashri -rahimahullah- berkata : 
” _Perbaikilah sisa-sisa harimu, maka Allah akan mengampuni masa lalumu. Manfaatkanlah sebaik-baiknya, karena engkau tidak tahu kapan engkau kan berpulang ke rahmatullah_.. “

🔹Imam Ibnul Jauzi -rahimahullah- berkata : 
” _Sesungguhnya kuda pacu itu saat akan mencapai garis finish, ia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar menang dalam perlombaan_

🔹Ibnu Taimiyyah -rahimahullah- berkata : 
” _Yang akan dianggap itu bukan kekurangan-kekurangan pada permulaan, tapi bagaimana mengakhiri sesuatu dengan baik_ “

…………………

BERAPA UMURMU? – SUDAH 50 TAHUN?

“Allah tidak lagi memberi alasan bagi siapa yang telah dipanjangkan umurnya hingga 50 tahun.”
(Hadits Riwayat Bukhari)

Al-Khattabi berkata:
“Maknanya, orang yang Allah panjangkan umurnya hingga 50 tahun, tidak diterima lagi keuzuran/alasan, karena usia 50 tahun merupakan usia yang dekat dengan kematian.
Maka inilah kesempatan untuk memperbanyak taubat, beribadah dengan khusyuk, dan bersiap-siap bertemu Allah.”
(Tafsir al-Qurthubi)

Fudhail bin Iyadh berkata kepada seseorang yang telah mencapai umur 50 tahun.

Nasihat Fudhail kepadanya:

“Berarti sudah 50 tahun kamu berjalan menuju Tuhanmu, sekarang hampir sampai…
Lakukan yang terbaik pada sisa usia senja-mu, lalu akan diampuni dosa-dosamu yang lalu.
Tapi jika engkau masih berbuat dosa di usia senjamu, kamu pasti dihukum akibat dosa masa lalu dan masa kini sekaligus!”

Maka para alim ulama memberi nasehat cara menjalani umur yang sudah mencapai 50 tahun:

  1. Jangan berlebihan berhias, bersolek, dan berpakaian.
  2. Jangan berlebihan makan, minum, dan berbelanja barang yang kurang diperlukan untuk mendukung amal shalih.
  3. Jangan berkawan dengan orang yang tidak menambah iman, ilmu, dan amal.
  4. Jangan gelisah, berkeluh kesah dan kesal dengan kehidupan sehari-hari. Selalu penuhi diri dengan rasa sabar dan bersyukur.
  5. Perbanyak do’a mengharap keridha-an Allah agar Husnul Khatimah dan dijauhkan dari Su’ul Khatimah.
  6. Tambahkan ilmu agama, perbanyak mengingat kematian, dan bersiap menghadapinya.
  7. Siapkan wasiat dan lakukan pembahagian harta.
  8. Kerapkan menjalin silaturrahim dan merapatkan hubungan yang renggang sebelumnya.
  9. Minta maaf dan berbuat baik terhadap pihak yang pernah didzalimi.
  10. Tingkatkan amal shalih, terutama amal jariah yang dapat terus memberi pahala dan syafa’at setelah kita mati.
  11. Maafkan kesalahan orang lain kepada kita walau seberat apapun kesalahan itu.
  12. Bereskan segala hutang yang ada dan jangan buat hutang baru walaupun untuk menolong orang lain.
  13. Berhentilah dari semua maksiat !!!

Mata, berhentilah memandang yang tidak halal bagimu.

Tangan, berhentilah dari meraih yang bukan hak mu.

Mulut, berhentilah makan yang tidak baik dan yang tidak halal bagimu, dan berhentilah dari ghibah, fitnah, dan berhentilah menyakiti hati orang lain.

Telinga, berhentilah mendengar hal-hal haram dan tak bermanfaat.

  1. Berbaik sangka lah kepada Allah atas segala sesuatu yang terjadi dan menimpa.
  2. Penuhi terus hati dan lisan kita dengan istighfar & taubat untuk diri sendiri, orang tua, dan semua orang beriman, di setiap saat, waktu dan keadaan.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, walaupun Anda belum 50 thn.